Generasi Bangsat.

Kenapa judulnya seperti itu? Memang tidak sopan, tapi sudahlah, biarkan saja, agar manusia yang dimaksud dalam tulisan ini sadar betapa bodohnya mereka dengan kebinatangan otak mereka, disini saya menujukan tulisan ini untuk generasi pelajar kita, Indonesia yang kian lama kian arogan dan tidak punya otak saja, sudah mirip binatang.saja.

Tawuran antar pelajar, pelajar yang notabene generasi terdidik / berpendidikan tapi masih saja dengan bodohnya tawuran dengan sesama pelajar, apakah yang ikut tawuran ini pelajar bodoh semua? Otak mereka sudah tidak ada sepertinya, ini bukan salah sistem atau pendidik tapi pelajar-pelajar ini salah otak.

Amannya Indonesiaku Ini (Manifestasi)

Keamanan di negeri ini sepertinya memang sudah sangat memprihatinkan, daerah-daerah bisa dikuasai dan diklaim milik beberapa golongan, dan dari sini akan terjadi perebutan kekuasaan, premanisme yang mengerikan dan masyarakat yang akan selalu menjadi korban, dimana aparat yang berwenang? Sesungguhnya tidak perlu dipertanyakan lagi, mereka sibuk mengurusi perut mereka sendiri, mereka dibayar untuk mengisi perut mereka sendiri, kenapa saya bilang begitu? Karena tidak sedikit yang bekerja sama dengan preman untuk mendapatkan pendapatan lebih, ini jelas sekali satu tindakan kriminil, sayangnya ini seperti sah-sah saja di negara ini, kemana kepemerintahan? Terlebih ini, merekapun terkadang menggunakan jasa preman untuk melaksanakan tugas-tugas kotor yang akan menjadikan para pejabat tinggi ini mendapatkan dana lebih.

Belajar Pramuka di Afrika Selatan

Belajar Pramuka di Afrika Selatan
Kamis, 16 September 2010 00:01 WIB

DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) ternyata institusi yang tidak kehabisan akal mengarang alasan untuk bisa pelesiran ke luar negeri, untuk menghambur-hamburkan uang rakyat. Dan, tetap tanpa malu, dengan kemasan mentereng studi banding.

Lihat saja betapa kreatifnya Panitia Kerja (Panja) RUU Kepramukaan. Panja yang bernaung di Komisi X DPR itu terbagi dalam dua tim. Satu tim berkunjung ke Jepang dan Korea Selatan, sedangkan tim lainnya studi banding ke Afrika Selatan, berangkat Selasa (14/9) malam.

Pilihan belajar kepramukaan di Afrika Selatan sungguh mengejutkan. Bukan karena negeri yang baru saja sukses menggelar Piala Dunia itu tidak layak dikunjungi, melainkan sungguh tak masuk nalar untuk sebuah RUU Kepramukaan memerlukan studi banding nun jauh ke Afrika.

Pemerintah = Teroris

Jika berbicara tentang teroris di Indonesia maka tidak akan jauh dari kata bom. Yup, sudah berapa banyak bom yang meledak diberbagai tempat di negeri ini. Sudah berapa banyak korban yang berjatuhan dikarenakan aksi para teroris yang berlandaskan pada ajaran agama yang telah disalah artikan.

Hari demi hari berlalu menjadi minggu, minggu menjadi bulan dan bulan menjadi tahun. Para teroris banyak yang telah ditangap oleh pahlawan baru bangsa Indonesia, Densus 88. Aksi mereka sungguh sangat heroik saat menggagalkan rencana pengeboman yang telah disusun oleh musuh abadi mereka, teroris. Seluruh televisi menyiarkan secara langsung detik-detik penangkapan buronan teroris. Masyarakat pun bersuka cita atas keberhasilan tersebut walau banyak juga pihak yang skeptis atas keberhasilan Densus 88.

Indonesia 65 Tahun Yang Lalu

Hari ini, diambang 65 tahun peringatan dikukuhkannya Indonesia sebagai Negara mandiri yang terbebas dari penjajahan kolonial dan negara lainnya, ya, hari ini kita akan memperingati Kemerdekaan kita atas penjajahan yang nyata terlihat kasat mata, tapi apakah benar kita sudah merdeka dari segala sesuatunya? Apakah kita benar-benar telah merdeka dari pengaruh dunia luar? Lepas dari jajahan ekonomi dan eksploitasi kekayaan alam? Lepas dari kebodohan dan pembodohan? Lepas dari kemiskinan dan ketidakmampuan? Lepas dari ketidak perdulian sesama dan pengkastaan? Belum dan tidak, sepenuhnya beberapa pemuda yang berpikiran sama dengan saya merasa kita benar-benar tidak Merdeka sama sekali.
 

Sahabat

Mari Bergabung

Sumbangkan pemikiran kalain, bergabung menjadi kontributor Pemuda Indonesia. Jika anda berminat, silahkan baca cara bergabung dengan kami disini. Terimakasih.

Login

Klik Disini untuk Login ke Blogspot

Indonesiaku Indonesiamu

Indonesiaku Indonesiamu
Bangga menjadi anak Indonesia
© Pemuda Indonesia Template Copyright by Pemuda Indonesia | PEMUDA INDONESIA | There's will be no Pain